Kanim Cirebon Menjadi Narasumber di Penguatan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas KanwilJabar

BANDUNG–  Dalam rangka memberikan penguatan pengarahan kepada tim kerja pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) , Kanwil Kemenkumham Jawa Barat mengundang Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon dan Kepala Rutan klas I Cirebon untuk memaparkan terkait kesiapan pelaksanaan 6 Komponen Pengungkit, yakni :

  1. Manajemen Perubahan, diantaranya membentuk Tim kerja, dilakukan dengan memperhatikan hal – hal sebagai berikut : Pembentukan tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dan menentukan anggota tim,
  2. Penataan Tata Laksana, diantaranya penyusunan Prosedur Operasional tetap (SOP) Pelayanan Pengukuran di masing-masing satker,
  3. Penataan Sistem Manajemen SDM, diantaranya membuat rencana kebutuhan pegawai, mutasi internal pegawai, mengkaji dan mengevaluasi adanya pegawai yang diroling, dan sebagainya,
  4. Penguatan Akuntabilitas Kinerja, adanya keterlibatan Pimpinan dalam penyelenggaraan sistem akuntabilitas kinerja, salah satu komponen yang termasuk di dalamnya adalah dokumen perencanaan strategis Kemenkumham yang menyajikan arah pengembangan yang diinginkan dengan memperhatikan kondisi unit kerja saat ini termasuk sumber daya yang dimiliki, strategi pencapaian, serta ukuran keberhasilan,
  5. Penguatan Pengawasan, diantaranya, Pengendalian Gratifikasi dan telah mengimplementasikan kebijakan pengaduan masyarakat baik melalui media cetak dan elektronik atau website,
  6. Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, memiliki Standar Pelayanan seperti Satuan Kerja telah memaklumatkan standar pelayanan dan Satuan Kerja telah memiliki SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan.

Sebelum melakukan pemaparan terkait pembekalan kepada tim kerja oleh para narasumber, Ceno selaku Kepala Divisi mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk membekali tim kerja Kanwil dalam melakukan pendampingan ke 42 UPT yang ada di wilayah Jawa Barat yang diusulkan pembagunan ZI menuju WBK/WBBM.

Kemudian dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah, Liberti Sitinjak menuturkan bahwa untuk mewujudkan WBK dan WBBM dibutuhkan sebuah kemauan dari hati nurani yang paling dalam tidak hanya cukup dengan dilaksanakan secara seremonial saja.